Back to Articles

Safety Riding: 7 Kebiasaan Berkendara yang Wajib Dimiliki Setiap Bikers

malik
Jumat, 17 Juli 2026
2 min read
Safety Riding: 7 Kebiasaan Berkendara yang Wajib Dimiliki Setiap Bikers

Setiap kali kita menghidupkan motor dan berkendara di jalan raya, kita memasuki lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian. Kendaraan lain, kondisi jalan, cuaca, dan faktor manusia — semuanya bisa berubah dalam hitungan detik. Di sinilah safety riding berperan penting.

Safety riding bukan hanya tentang menaati rambu lalu lintas (meskipun itu fundamental). Ini tentang membangun pola pikir dan kebiasaan yang melindungi dirimu dan orang lain di sekitarmu.

1. Selalu Gunakan APD Lengkap

APD (Alat Pelindung Diri) bukan opsional — ini wajib. Helm, jaket, sarung tangan, sepatu. Bahkan untuk perjalanan 5 menit ke warung sekalipun. Kecelakaan tidak pernah memberi tahu kapan dia akan datang.

2. Jaga Jarak Aman

Aturan umum: jaga jarak minimal 2-3 detik dari kendaraan di depan. Artinya, saat kendaraan depan melewati suatu titik, kamu baru melewati titik yang sama setelah 2-3 detik. Saat hujan atau jalan basah, tambah menjadi 4-5 detik.

3. Kuasai Teknik Pengereman yang Benar

Pengereman mendadak satu sisi adalah penyebab utama kecelakaan tunggal. Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan dengan porsi yang tepat (60% depan, 40% belakang untuk kondisi normal). Latih ini di tempat aman secara rutin.

4. Posisi Berkendara yang Benar (Riding Position)

Posisi duduk tegak, kedua tangan relaks di stang, kaki siap di posisi rem. Hindari posisi tegang atau membungkuk terlalu jauh. Kelelahan akibat posisi salah bisa menurunkan konsentrasi dalam perjalanan panjang.

5. ATGATT — All The Gear, All The Time

Prinsip ini sederhana: pakai semua perlengkapan, setiap saat berkendara. Tidak ada pengecualian. Banyak kecelakaan parah terjadi justru saat berkendara "dekat-dekat saja."

6. Kenali Batas Kemampuan Diri

Jangan berkendara saat mengantuk, sakit, atau dalam pengaruh obat-obatan. Kenali batas fisikmu. Istirahat setiap 2 jam dalam perjalanan panjang. Lebih baik telat tiba daripada tidak tiba sama sekali.

7. Komunikasi di Jalan (Riding in Group)

Saat berkendara dalam rombongan seperti di komunitas, gunakan isyarat tangan yang sudah disepakati. Jaga formasi yang rapi. Ikuti briefing sebelum berangkat dan patuhi aturan konvoi yang ditetapkan sweeper dan road captain.

Dari SNIPER KIDUL OJMX

Di komunitas kami, safety riding adalah nilai utama. Setiap acara konvoi atau touring selalu diawali dengan briefing safety dan pengecekan perlengkapan. Karena bagi kami, keselamatan setiap anggota adalah tanggung jawab bersama.

Salam satu aspal — berkendara dengan selamat, pulang dengan kenangan indah.